(created by OpanK_01 Desember 2005)
ada wajah lugu membusung kaku
dengan hati yang selalu berdebar ragu
sejak siang tadi berdiri di depan pintu retak
di seberang, sarang pujaan kalbu
dari balik rajutan halus tirai-tirai,
merayu
sore ini pun berisyarat pautan rindu
lalu pintu seberang perlahan
terbuka rela
hati tak kuasa membendung rasa
tak mampu mengantar kata-kata
hanya senyum-senyum yang jelas menyeruak
menyerbu, mendekap dahaga lara
hangat itu milik mereka
lahir dari dengus nafas Fin’ Amors
yang beradu
mencairkan kekakuan dan keraguan
menyisakan asam dan asinnya kehidupan
tak terasa sebentar lagi hari
gelap
dekapan itu akan dipisahkan lelap
dan pintu retak kembali tertutup rapat-rapat._...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar