tak berbentuk, tak berwujud
kalau ia datang, selalu lupa memberi salam
masuk, duduk, lalu pergi begitu saja
tak pernah kenalkan diri
dan tak pernah kenal siapa pun yang disinggahinya
dan tak pernah kenal siapa pun yang disinggahinya
Cinta...
kadang orang tertawa, kadang gelisah dibuatnya
bahkan ada yang meneteskan air mata dan darah
bahkan ada yang meneteskan air mata dan darah
hanya karena membela dirinya
sebegitu berharganyakah dirinya?
sebegitu pentingnyakah dirinya?
bahkan Adam pun tak kuasa menolaknya
Cinta...
kini dia ada disini
lagi asik memandang foto-foto yang terpajang di dinding hatiku
dia tersenyum
sepertinya dia mengetahui sesuatu
sesuatu yang pasti diriku belum mengetahuinya
sesuatu yang pasti diriku belum mengetahuinya
Cinta...
aku ingin bertanya padanya, tentang apa saja
juga aku ingin bertanya tentang segala rahasia tentang dirinya._

Tidak ada komentar:
Posting Komentar