(created by OpanK_17 Agustus 2005)
dia datang lagi…
ramaikan hati kita
gelap dan terang…
baginya tak ada iba
sekali tersenyum…
kabar baik datang darinya
seperti hilangnya “debur igau anak rantau”
dalam raung Inggit putria marga
lalu kita
terperangkap
dalam seluk-beluk
liuk kerangka buaiannya
tanpa bisa lagi
mengendalikan nafas-nafas jiwa
yang beradu
mencapai kejayaan manusia
dan kita terjerat pada taktik perang lama...
kemudian ia pergi lagi
mengendap-endap
mengintai
lalu mendekati ia yang lagi ditundukan sepi
kemudian dibisikannya kabar yang manis
sangat manis…
hingga titik keringat menyatu di atas
kerelaan kita
untuk menerima cinta._
...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar