(created by OpanK_29 July 2005)
daging ini semakin tebal
semakin empuk untuk sasaran amarah
waktu yang kupinjam darimu
sebagian basi diperjalanan yang penuh ambisi
dan mantera doa-doanya
menatap penuh harap kepadamu
menanti jawaban yang telah aku janjikan
sebelum aku tersadar
bahwa daging ini sudah siap untuk dipanggang
semua gelisah…
tapi kegelisahanku
bukanlah beban bagi ambisi-ambisiku
lelaplah semua kau!
gelisahnya dan ambisiku tak akan pernah bertemu
doaku pun sangat mengharap doamu._
. . .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar