(created by OpanK_03April 2003)
gemuruh riaknya sangat jelas terdengar
seketika suasana jadi hingar-bingar
beramai-ramai berlarian ke pantai
air biru itu, karang itu, terguncang lagi
ia yang masih terpeluk nyiur di pantai
terus mendekap cemas pada sisa-sisa nafas yang hampir lepas
nyiur lusuh
tertunduk kusut enggan menatap
perlahan menutup matanya
agar semua tampak lengang
tatapan aneh pada laut yang mulai tenang
dan tak ingin berkata
karang terus mendekap
cemas masih mengalir dalam bening butiran peluhnya
dekapan karang serapkan semua keluhan
yang terpeluk entah mengerti
yang telah tenang mengkin saja akan kembali
bila saja masih ada hari esok
suasana di pantai pasti akan ramai lagi._

Tidak ada komentar:
Posting Komentar