Selama Ramadhan, setiap bagian tubuh harus dikendalikan. Lidah harus
tertahan dari fitnah dan gosip. Mata harus menahan diri dari melihat
hal-hal yang melanggar atau membatalkan puasa. Tangan tidak boleh
menyentuh atau mengambil sesuatu yang bukan miliknya. Telinga harus
menahan diri dari hanya mendengarkan omong kosong atau kata-kata cabul.
Kaki harus menahan diri dari pergi ke tempat yang berdosa. Sedemikian
rupa, setiap bagian tubuh menjalani puasa.
Oleh karena itu, puasa bukan hanya fisik, tetapi lebih kepada
komitmen total dari tubuh seseorang dan jiwa dengan semangat puasa.
Ramadan adalah waktu untuk berlatih menahan diri, waktu untuk
membersihkan tubuh dan jiwa dari kotoran dan kembali fokus pada diri
sendiri menyembah Allah SWT.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh ampunan dimana pintu Jannah
(surga) telah dibuka dan pintu neraka ditutup, setan dibelenggu, dan
malaikat menyeru untuk menasehati dan memberikan kabar gembira bagi
mereka yang berbuat baik dan mampu menahan diri.
Hal-hal yang dapat membatalkan puasa antara lain, dengan sengaja
makan dan atau minum pada siang hari, membuat muntah, terbesit niat
untuk berbuka, bersetubuh pada siang hari, dan datang bulan.
Adapun hal makruh yang dilakukan saat berpuasa diantaranya, menyirami
kepala dengan air dengan alasan haus atau menyelam dalam air, berbekam,
disuntik, mencicipi makanan, memasukan air ke hidung dan lain
sebagainya.
Ketika sudah waktu berbuka, segerakanlah membatalkan puasa, meski
hanya dengan meminum air dan makanan ringan. Kemudian beranjaklah untuk
melaksanakan shalat Maghrib. Berbeda halnya ketika kita sedang makan
sahur, lambatkanlah makan sahur hingga menjelang waktu subuh. Imsak
hanya sebagai peringatan kita bahwa waktu sahur akan segera berakhir.
Selama bulan Ramadhan, dianjurkan bagi kita lebih banyak bersedekah,
namun utamakanlah kerabat dekat, teman, tetangga dan lingkungan sekitar.
Perbanyak shalat malam dan jalin tali silaturahmi atau ukhuwah dengan
sesama muslim.
Ada malam yang sangat istimewa diantara 10 hari terakhir pada bulan
Ramadhan yakni malam Lailatul Qadar (malam turunnya Al-Qur’an) atau
malam seribu bulan. Perbanyaklah shalat malam dan beritikad di masjid
pada malam-malam sepuluh hari terakhir terutama pada malam-malam ganjil.
Semoga Allah menerima puasa kita, mengampuni dosa kita, dan
membimbing kita semua ke jalan yang lurus. Semoga Allah memberkati kita
semua selama bulan Ramadhan, dan sepanjang tahun, dengan
pengampunan-Nya, rahmat dan damai sejahtera, dan membawa kita semua
lebih dekat kepada-Nya dan satu sama lain.
Sumber : http://kuekeringlebaran.com/puasa-ramadhan
...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar